Info Seputar Aki Mobil

Kenali Ciri-ciri Alternator Bermasalah Supaya Mobil Tidak Mogok

Aki tak melulu menjadi sumber masalah kelistrikan pada mobil. Sumber masalah kelistrikan pada mobil bisa saja terjadi pada alternator atau yang juga dikenal sebagai dinamo ampere. Alternator memiliki fungsi vital karena berfungsi sebagai pembangkit tenaga listrik.

Alternator bertugas mengalirkan arus listrik untuk beberapa komponen mobil yang membutuhkan tenaga listrik seperti lampu, kaca jendela, sistem audio, wiper, dan sebagainya. Cara kerja alternator yakni dengan mengubah tenaga kinetis menjadi tenaga listrik. Jika kondisi alternator bermasalah, aki mobil hanya akan mampu bertahan sebentar saja karena tak dapat mengalirkan listrik dengan baik. Akibatnya, mobil sulit distarter, mesin tak menyala, dan berujung mogok.

Pemilik mobil bisa melihat beberapa gejala jika alternator mulai bermasalah. Seperti lampu mobil yang terlihat redup saat mobil dalam keadaan diam dan baru kembali terang saat RPM tinggi. "Pada mobil lama, alternator rusak bisa diketahui dari lampu indikator aki menyala. Tapi sekarang dengan adanya ECU, bisa saja lampu indikator mesin yang menyala," jelas Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi.

Lantas, apa saja yang menyebabkan alternator menjadi rusak? Didi menuturkan aksesori kelistrikan aftermarket yang dipasang di mobil bisa mempengarui kinerja alternator. Jika terlalu banyak aksesori yang dipasang, pengisian aki oleh alternator akan mengalami gangguan dan aki akan cepat melemah. Penambahan aksesori kelistrikan yang berlebihan akan membuat beban kerja alternator semakin berat yang dampaknya mobil jadi sulit dihidupkan.

"Saat memasang aksesori kelistrikan, pikirkan dulu apakah alternatornya sanggup mengisi kapasitas aki. Aki yang kapasitasnya besar, bisa saja alternatornya juga jadi bekerja keras. Sehingga umur alternator menjadi lebih pendek," tuturnya. Adapun alternator pada mobil kekinian sudah built-in dan tak lagi bermodel cut out. Untuk perawatannya, pemilik mobil dianjurkan untuk memperhatikan pemakaian kelistrikan.

Sentuhan Karakter Sporty BMW 530i M Sport 2019

Selama ini BMW identik dengan pendekatan Sheer Driving Pleasure, yang mana secara "sederhana" adalah representasi karakter BMW yang tetap mengutamakan kemewahan premium, tapi disertai sensasi dan karakter berkendara yang menggugah bagi sisi pengemudi. Pendekatan ini bertahan di mayoritas line-up BMW di Indonesia, salah satunya adalah BMW 5 Series yang mengisi segmen mid-size luxury sedan.

BMW 5 Series yang hadir di Indonesia banyak membawa karakter sporty yang ditemukan dalam performa dan sensasi berkendara yang diberikan, serta penggunaan trim yang dihadirkan oleh BMW Indonesia. Contoh saja untuk BMW 5 Series (G30), saat debut pertama kali di Indonesia di tahun 2017, BMW Indonesia menyediakan BMW 5 Series dengan versi trim M Sport yang berkarakter sporty dan versi trim Luxury untuk penikmat kemewahan. Meski demikian, minat konsumen terhadap versi trim M Sport ternyata lebih tinggi dari yang diperkirakan, dimana saat itu versi tim M Sport populasinya lebih sedikit daripada trim Luxury.

Mendengar minat konsumen yang tinggi pada trim ini, per semester kedua 2019 BMW Indonesia menghadirkan BMW 530i M Sport 2019 yang menjadi satu-satunya tipe tertinggi untuk BMW 5 Series Sedan saat ini. Versi Luxury sudah tidak dihadirkan BMW Indonesia, tapi kemewahan yang selama ini dibawa trim Luxury bisa ditemukan pada versi entry level BMW 520i.

Melalui penyederhanaan varian ini, apakah BMW 530i M Sport 2019 mengalami perubahan atau tetap membawa paket yang sama seperti di tahun 2017 saat debut perdana? Simak terus ulasan selengkapnya di review BMW 530i M Sport 2019 berikut ini.

Dari sisi depan, BMW 530i M Sport 2019 memiliki identitas yang lebih agresif melalui penggunaan headlight BMW Icon Adaptive LED w/ BMW Selective Beam. Desain headlight baru ini turut memperkuat area fascia depan BMW Kidney Grille agar terlihat lebih mencolok. Karena ia menggunakan trim M Sport, BMW menghadirkan M Aerodynamic Package, yang tericikan oleh hadirnya air intake berukuran besar pada area bumper bawah.

Untuk BMW 530i M Sport 2019, BMW Indonesia menyajikan sentuhan desain yang baru dan lebih sporty dari versi sebelumnya. Kini pada area pelek menggunakan diameter lebih besar 19 inci Light Alloy Wheels Style 664 M yang didalamnya tersimpan rem M Sport Brake dengan caliper brake berkelir biru. Sentuhan menarik juga disajikan BMW melalui BMW Individual Exterieur Line Aluminium Satinated yang melapisi sisi frame air breather dan frame kaca pada pintu mobil.

Secara tampilan, area buritan belakang BMW 530i M Sport 2019 memiliki perbedaan cukup signifikan dibandingkan BMW 5 Series sedan (G30) lainnya. Hal ini terdapat pada bentuk hexagonal twin tailpipe yang memperkuat desain diffuser belakang. Untuk akses pintu bagasi tersedia Confort Access dengan Contactless Opening and Closing of Tailgate. Dan untuk taillight sudah menggunakan LED dengan format L-shaped.

Sentuhan detil premium menjadi ciri khas interior BMW 530i M Sport 2019. Mulai dari bentuk dashboard yang memiliki trim khusus menggunakan Aluminium Rhombicle Trim dengan instrument panel menggunakan material Sensatec. Instrument Cluster menggunakan high-resolution 12.3" TFT display dan layar iDrive 6.0 menggunakan 10.25" touch display. Bagi pengemudi dan penumpang depan tersedia Sports Seat dengan Electric Seat Adjustment, Lumbar Support, dan Memory Seat, serta pada bagian atap tersedia glass roof. Dan seperti model M Sport lainnya, BMW menghadirkan M Leather steering wheel with multifunction buttons dan paddle shift di baliknya, dan pada area seatbelt terdapat detil warna BMW M.

Kabin belakang BMW 530i M Sport 2019 memiliki ruang kabin belakang yang cukup nyaman dengan jok belakang dibalut material leather dakota yang memiliki detil piping dan jahitan khusus, yang mana sama seperti detil material di jok depan. Mengadopsi sistem pedingin udara Automatic air conditioning with 4-zone control, pada jok belakang tersedia pengaturan AC untuk jok belakang sisi kiri dan kanan. Dan sisi penumpang belakang di sisi kiri dan kanan terdapat sepasang 10.2" screen untuk hiburan penumpang belakang.

BMW menggunakan Driving Experience Control sebagai mode berkendara yang siap mengatur karakter berkendara mobil ini, termasuk lewat adanya Adaptive Mode yang membuat mobil bisa otomatis mengatur respon handling dan performa. BMW juga menggunakan piranti BMW M Sport Suspension dan Dynamic Damper Control yang menjaga tingkat kekakuan suspensi, Integral Rear Axle untuk membuat manuver mobil lebih presisi, serta M Sport Brake yang bertugas membuat deselerasi mobil lebih terjaga dengan baik.

istem berkendara pada BMW 530i M Sport 2019 juga tergolong lengkap. Mulai dari Dynamic Stability Control (DSC) incl. traction mode (DTC), Anti-lock Braking System (ABS) incl. Brake Assist and Cornering Brake Control (CBC), Dynamic Cruise Control, Park Distance Control (PDC), dan Park Assist.

Sistem infotainment yang dimiliki oleh BMW 530i M Sport 2019 sudah menggunakan iDrive 6.0 dengan pengaturan melalui layar sentuh 10.25 inci, iDrive Controller, dan Gesture Control. Sistem head unit ini memiliki kemudahan koneksi dengan smartphone, dan terkoneksi dengan Harman Kardon surround sound system dengan 16 speaker berkekuatan 600 W. Terpisah dari area depan, sistem hiburan di jok belakang menggunakan layar ganda 10.25 inci dengan kemampuan memutar file hiburan BluRay, memiliki slot HDMI, dan tersedia TV Tuner.

Sama seperti BMW 5 Series Sedan lainnya, BMW 530i M Sport 2019 menggunakan mesin 2.0 liter 4-silinder BMW TwinPower Turbo yang memiliki tenaga 252 hp dengan torsi 350 Nm. Semua tenaga disalurkan ke roda belakang melalui 8-percepatan Steptronic Sport transmission. Lewat mesin ini, BMW 530i M Sport 2019 bisa berakselerasi dari titik nol sampai 100 km/jam dalam waktu 6.2 detik, dengan top speed di kecepatan 250 km/jam.

spesifikasi BMW 5 Series 2019

 

SPESIFIKASI BMW 530i M Sport 2019

DIMENSI

Panjang x Lebar x Tinggi

4.936 mm x 1.868 mm x 1.456 mm

Wheelbase

2.975 mm

MESIN

Tipe Mesin

2.0 Liter TwinPower Turbo 4 Cylinder In-Line

Kapasitas Silinder

1.998 cc

Daya Maksimum

252 HP / 5.200-6.500 Rpm

Torsi Maksimum

350 Nm / 1.450-4.800 Rpm

Sistem Transmisi

8 Tingkat Percepatan Otomatis Steptronic

Akselerasi 0-100 Km/jam

6,2 Detik

Kecepatan Maksimum

250 Km/Jam

HANDLING

Suspensi 

M Sport Suspension, Dynamic Damper Control

Rem 

M Sport Brake

Sistem Kemudi

Rack & Pinion dengan Electric Power Steering

Roda

19 inci Light Alloy Wheels Style 664 M

 

kelebihan & kekurangan BMW 5 Series 2019

Inilah kelebihan dan kekurangan BMW 530i M Sport 2019 berdasarkan informasi yang dihimpun Cintamobil.com

 

KELEBIHAN

KEKURANGAN

Desain trim M Sport buat tampilan BMW 5 Series lebih sporty

Perbedaan dengan BMW 520i jadi cukup tipis untuk model year 2019

Performa mumpuni untuk mid-size luxury sedan di Indonesia

 
Bantingan M Sport Suspension buat handling jadi lebih presisi  

daftar harga BMW 5 Series 2019

Harga BMW 530i M Sport 2019 jika Anda mencari di diler resmi BMW saat ini adalah Rp1,249,000,000 dengan status off-the-road DKI Jakarta. Konsumen yang membeli BMW 530i M Sport 2019 akan mendapatkan benefit 3 tahun BMW Warranty, 5 tahun BMW Service Inclusive, dan 3 tahun BMW Tire Coverage (syarat ketentuan berlaku).

Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Cepat Tekor dan Soak

Aki mobil adalah salah satu komponen terpenting yang ada di dalam mobil. Fungsi utama dari aki adalah untuk menyuplai daya listrik bagi komponen-komponen mobil lainnya. Saat aki mobil tidak berfungsi sebagaimana mestinya maka kenyamanan pengendara dan penumpang mobil pun menjadi terganggu. Lantas apa yang harus dilakukan agar kondisi aki mobil tetap prima dan tidak cepat tekor? Simak beberapa tips untuk merawat aki mobil Nissan Serena Anda di bawah ini.


Berikut ini adalah beberapa tips yang harus diperhatikan dalam merawat aki mobil agar tidak cepat tekor atau soak.

TIPS MERAWAT AKI MOBIL AGAR TIDAK CEPAT TEKOR DAN SOAK
 





Itu tadi beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar aki mobil terbaik pilihan keluarga, Nissan Serena Anda tidak cepat tekor ataupun soak. Jangan sampai pengalaman berkendara Anda bersama Nissan Serena menjadi terganggu karena Anda tidak tahu cara merawat aki yang benar.

6 Ciri Ciri Alternator Mobil Rusak dan Cara Memperbaikinya

Alternator adalah salah satu komponen yang sangat vital dan penting pada mobil, terutama dalam sistem kelistrikan mobil. Alternator memiliki fungsi menyuplai arus listrik menuju aki, atau dapat dikatakan jika laternator memiliki fungsi untuk mengisi aki. Jika pengisian aki tidak dapat berjalan dengan lancar, maka tentu saja membuat mobil mogok serta aki menjadi cepat soak.

Meskipun aki  atau baterai sendiri memang menjadi alat pacu ketika starter kendaraan dinyalakan. Namun jika alternator mengalami kerusakan maka otomatis aki akan menjadi sumber listrik utama. Dalam sistem kelistrikan mobil, alternator memiliki tegangan yang lebih tinggi dibandingkan aki. Bahkan hampir semua komponen listrik membutuhkan daya dari alternator, mulai dari power stearing, lampu, wisper, komponen injeksi, kipas pendingin mesin, dan lainnya.

Meskipun tanpa alternator  mesin mobil masih dapat berjalan, namun ketersediaan muatan listrik pada aki terbatas untuk menghidupkan komponen kelistrikan. Sehingga saat alternator mengalami kerusakan, maka tentu harus segera diperbaiki. Ada beberapa hal yang manyebabkan alternator rusak dan tidak awet, antara lain adalah:

  • Proses pemasangan dari alat elektronik yang memiliki beban yang besar.
  • Dioda rectifier serta IC regulator di dalam alternator putus sehingga menyebabkan arus yang dihasilkan oleh alternator berkurang.
  • Hubungan antara rotor slip rings dengan carbon brush dalam kondisi yang kurang maksimal sehingga membuat alternator mobil menjadi cepat drop sehingga tentu saja membuat pasokan listrik yang menuju rotor menjadi terhambat.
  • Penggunaan cut of yang ada di bagian Out Eksternal Voltage regulator yang dapat menyebabkan altenator menjadi lebih cepat drop.

Karena kondisi alternator yang rusak dapat menyebabkan peforma mobil menjadi tidak maksimal. Untuk itu penting untuk mengetahui kondisi alternator mobil, apakah dalam kondisi yang baik atau tidak. Anda bisa mengetahui nya dari ciri ciri alternator mobil rusak sehingga anda bisa segera tanggap memperbaikinya. Berikut ini beberapa ciri-ciri alternator mobil rusak.

1. Lampu Indicator Accu Menyala

Ciri ciri alternator rusak yang mudah terlihat adalah ketika anda melihat lampu indicator dengan gambar accu menyala. Kondisi ini menunjukkan jika terdapat kegagalan di dalam sistem kelistrikan mobil ataupun baterai tidak dapat mengisi secara sempurna. Sehingga saat kondisi ini terjadi jangan terburu buru menyatakan jika kondisi baterai memang sudah lemah, karena bisa jadi hal ini disebabkan output alternator yang memang tidak tepat.

2. Muncul Bunyi Dari Alternator

Hal lainnya yang menunjukkan kerusakan pada alternator adalah bunyi yang dihasilkan dari komponen alternator. Bunyi ini biasanya dapat disebbakan karena bearing alternator yang rusak, sehingga muncul bunyi yang berasal dari alternator. Selain itu, bunyi juga dapat muncul dari dioda rectifier alternator yang putus.

3. Nyala Headlamp Meredup

Ketika berkendara di malam hari, maka sorot lampu utama merupakan hal penting yang dapat menjamin keselamatan dan keamanan saat berkendara. Namun jika nyala lampu meredup maka bisa membuat resiko kecelakaan saat dijalanan. Ketika tiba-tiba sorot dari lampu utama meredup, hal ini menunjukkan jika suplay listrik yang berasal dari alternatir mulai melemah. Karena suplay ampere yang kecil ini lah membuat nyala lampu menjadi meredup.

4. Aki Baru Namun Tetap Tekor

Bila anda sudah mengganti aki mobil dengan baru namun tetap selalu drop bahkan tidak mudah distarter di pagi harinya, maka hal ini dapat dikarenakan tegangan yang dihasilakn dari alternator kurang baik sehingga membuat pengisian aki menjadi tidak maksimal serta tidak sesuai dengan daya yang dibutuhkan mobil.

Output alternator yang digunakan untuk mengisi aki adalah 12 volt dan biasanya berada di kisaran 13,6-14 volt, namun alternator yang rusak tidak dapat menghasilkan tegangan yang tinggi atau berada di bawah 13,6 volt sehingga membuat aki selalu tekor dan tida kuat saat distarter. Terutama pada mobil yang banyak menggunakan kelistrikan semilal audio, ac, serta komponen kelistrikan lainnya.

5. Baterai Rusak

Kegagalan yang terjadi di dalam sistem alternator tentu saja akan berdampak pada baterai yang kurang awet. Namun yang perlu anda ketahui untuk membedakan antara kegagalan fungsi alternator ataupun baterai yang rusak, anda bisa mengetahui nya dengan cara mneyalakan kendaraan dan kemudian cabut segera kabel jumper.

Hal ini dapat anda lakukan ketika mobil mati dikarenakan sistem kelistrikan yang lemah. Bila mobil masih dapat menyala maka dapat dipastikan jika baterai dalam keadaan yang rusak. Namun jika mesin perlahan mati, mka dapat dipastikan kerusakan terjadi pada sistem alternator mobil.

6. Terjadinya Overchange

Ciri ciri lainnya jika alternator mengalami kerusakan adalah terjadinya overchange atau overcast. Jika output alternator diatas 15 volt, maka hal tersebut menimbulkan overchange yang mana nantinya dapat merusak aki. Karena hal ini akan membuat aki menjadi panas dan air di dalam aki menjadi mendidih. Akibat dari overchange tersebut adalah nyala headlamp akan menjadi terlalu terang serta tampak seperti berkedip kedip ketika rpm mesin dinaikkan.

Cara Memperbaiki Altenator Yang Rusak

Jika kondisi dari alternator memang sudah mengalami kerusakan, maka mau tidak mau anda harus segera memperbaikinya untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen lainnya. Berikut ini langkah langkan memperbaiki alternator mobil yang rusak.

  • Lakukan pengecekan pada bearing alternator, anda bisa mencoba memutar pulley alternator menggunakan dinamo teaster.
  • Kemudian bongkar komponen yang ada di dalam alternator, perlu kehati hatian serta penggunaan alat yang tepat sehingga tidak merusak komponen lain di dalamnya.
  • Bersihkan dahulu komponen yang ada di dalam alternator sebelum anda akan melakukan pengukuran serta pemeriksaan.
  • Periksalah bagian pada rumah bearing, jika terdapat kerusakan semisal pecah atau retak maka tentu anda harus menggantinya dengan komponen yang baru. Pada pemasangan rumah bearing ini serta dudukan, anda harus memperhatikan dengan benar supaya sesuai dan tidak terjadi kelonggaran.
  • Jangan lupa untuk memeriksa fisik dari brush serta ukur panjangnya di regulator. Bila panjangnya berada di bawah batas minumum yaitu 4 mm maka sebaiknya anda menggantinya dengan yang baru.
  • Ukur pula diameter slip ring rotor yang ada pada alternator. Jika diamater slip ring tersebut dibawah batas minimum (12,5 mm) maka sebaiknya mengganti rotor alternator dengan yang baru. Namun bila terdapat kecatatan, maka anda bisa meratakan permukaan slip ring dengan cara dibubut.
  • Ukurlah tahanan slip ring, jika ukurannya berada di bawah minimum dari batas yang ada maka cobalah untuk membersihkan ulang dari rotor serta cek kebocoran yang ada di gulungan rotor.
  • Periksa gulungan stator, mungkin saja terjadi cacat atau kebocoran. Setelah itu anda bisa mengukur tahanan strator alternator. Jika ukurannya berada di luar dari batas minimun maka mungkin saja terjadi kebocoran.
  • Setelah selesai, anda bisa memasang kembali bearing. Namun ingat untuk tetap selalu hati hati serta menggunakan peralatan yang memang sesuai dengan ukuran dalam bearing serta kedudukannya.
  • Setelah kembali terpasang, anda bisa mengetes alternator dengan dinamo tester.
  • Setelah itu, pasanglah kembali alternator pada tempatnya.

Nah itu tadi ciri ciri alternator mobil rusak yang biasanya terjadi. Tentu saja   kondisi alternator yang rusak tidak dapat dibiarkan begitu saja karena akan berpengaruh pada peforma kendaraan anda. Sehingga anda harus segera mungkin memperbaikinya, jika memang kerusakan cukup parah maka perlu dilakukan penggantian alternator dengan komponen yang baru. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Mengenal 8 Fitur Safety Keselamatan Mobil, PENTING !!

Sejumlah pabrikan otomotif terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai fitur keselamatan. Percaya atau nggak, fitur ini dianggap memanjakan pengemudi sehingga mampu mengurangi risiko cedera pada mobil ketika terjadi kecelakaan dan membuat orang merasa lebih aman saat di jalan.

Bahkan, jika baru saja melihat atau menggunakan fitur ini, mungkin kesan pertama akan terasa aneh. Tetapi, jika digunakan terus menerus, manfaat akan dirasakan dan sangat membantu mengurangi potensi kecelakaan.

Penasaran apa saja fitur safety yang ada di mobil? Berikut delapan fitur safety yang ada di mobil dari yang biasa tapi memiliki manfaat besar sampai yang keren.

1. Sabuk Pengaman / Seatbelt

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensource: instagram.com/luxexpresseesti

Ini lumrah ada di setiap mobil. Jika tidak ada bisa bahaya. Sabuk pengaman adalah alat yang dirancang untuk menahan orang yang ada di dalam mobil agar tetap berada di tempatnya ketika terjadi rem mendadak dan tabrakan dan bisa meminimalkan risiko cedera.

2. Air Bag / Supplemental Restraint System (SRS)

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang KerenSource: srsmodulereviews.com

Sebenarnya kantong udara / air bag ini peralatan penahan tambahan dari sabuk pengaman. SRS adalah perangkat yang berfungsi untuk mengurangi risiko cedera pada pengemudi dan penumpang akibat tabrakan dari depan, ke muka pengemudi dan penumpang.

3. ISOFIX Safety Child Lock & Seatbelt

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensource : instagram.com/aprica.jp_official

Fitur ini ditujukan secara khusus untuk keselamatan pada bayi ketika di mobil. Secara umum, ISOFIX (International Standards Organization FIX) adalah lokasi pengait untuk kursi bayi, sehingga bayi nggak dipangku. Jika dipangku, bisa menghasilkan risiko cedera yang parah ketika terjadi kecelakaan.

4. Anti-Lock Braking System (ABS)

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensource : instagram.com/luxuryonroad

Sistem ini adopted dari teknologi yang ada pada pesawat terbang. Ini merupakan sistem teknologi pengereman mobil supaya tidak ada penguncian roda ketika terjadi pengereman mendadak. Efeknya adalah mobil bisa dikendalikan dan jarak pengereman menjadi lebih efektif sehingga bisa mengurangi tingkat kecelakaan.

Kelebihan ABS adalah pengereman bisa dilakukan lebih cepat dari sistem yang biasa di mobil dan lebih stabil jika terjadi pengereman mendadak, tetapi nggak membuat mobil kehilangan kendali sebesar 5-30% dibandingkan dengan pengereman standar pada mobil yang umumnya menggunakan dua rem cakram dan dua tromol tekanan gas yang diatur oleh pabrik.

5. Brake Assist (BA)

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensource : lifewire.com

Ini adalah teknologi pengereman mobil yang meningkatkan tekanan pengereman pada mobil dalam keadaan darurat. Teknologi ini pertama kali dikembangkan bersama oleh Daimler-Benz dan TRW / LucasVarity.

Dengan menginterpretasikan kecepatan dan kekuatan ketika pedal rem ditekan, sistem mendeteksi jika pengemudi mencoba untuk melakukan penghentian darurat dan jika pedal rem nggak sepenuhnya diterapkan, sistem akan menimpa dan sepenuhnya menerapkan rem sampai ABS mengambil alih untuk menghentikan roda dari penguncian.

Ini merupakan tingkat otomatisasi yang lebih rendah daripada sistem penghindaran tabrakan yang bisa mulai pengereman sendiri, itu jika komputer dipasang untuk mendeteksi tabrakan dalam waktu dekat.

6. Electronic Brake-Force Distribution (EBD / EBFD)

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensource : mmpc.ph

EBD ini merupakan teknologi rem mobil yang secara otomatis memvariasikan jumlah gaya yang diterapkan pada setiap roda kendaraan berdasarkan kondisi jalan, kecepatan, pemuatan dan lain sebagainya.

Selalu dipadukan dengan ABS, EBD bisa menerapkan lebih banyak atau lebih sedikit tekanan pengereman ke setiap roda untuk memaksimalkan daya henti dengan mempertahankan kontrol kendaraan. Biasanya, ujung depan membawa beban terbanyak dan EBD mendistribusikan lebih sedikit tekanan pengereman ke rem belakang, sehingga rem belakang nggak mengunci dan nggak menyebabkan tergelincir.

Pada beberapa sistem, EBD mendistribusikan lebih banyak tekanan pengereman pada rem belakang selama aplikasi rem awal sebelum efek pemindahan beban menjadi jelas.

7. Hill Start Assist (HSA)

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensource : honda.gws.com.au

HSA adalah fitur yang memungkinkan mobil nggak meluncur mundur selama 2-3 detik ketika mendaki. Cara kerjanya, sistem komputer membuat rem bekerja meskipun pedal rem nggak sedang diinjak.

Fitur ini membantu pengemudi menjadi lebih nyaman, terutama untuk mobil transmisi manual. Pengemudi menjadi lebih santai menggerakkan kaki mereka dari pedal rem ke pedal gas. Selain itu, HSA juga memungkinkan rem parkir nggak digunakan ketika mendaki.

HSA berfungsi ketika fitur kontrol traksi aktif. Fitur ini sangat berguna, misalnya digunakan ketika macet tetapi menanjak atau ketika berhenti di loket tiket parkir.

8. Traction Control

Mengenal 8 Fitur Safety pada Mobil dari yang Biasa Sampai yang Kerensouce : mycardoeswhat.org

Sistem kontrol traksi umumnya merupakan fungsi kedua dari sistem pengereman ABS pada kendaraan bermotor yang bertujuan untuk mencegah hilangnya traksi pada roda kendaraan. Kontrol traksi akan aktif ketika input throttle dan torsi engine nggak sama untuk kondisi permukaan jalan.

Sistem akan menjalankan satu atau lebih dari langkah-langkah seperti rem pada satu atau lebih roda, pengurangan pengapian pada satu silinder atau lebih, pengurangan pasokan bahan bakar ke satu silinder atau lebih, penutupan throttle (jika kendaraan dilengkapi dengan throttle drive kawat) dan kontrol solenoid dinonaktifkan untuk mengurangi tenaga mesin (pada kendaraan dengan turbocharger).

Apakah mobil kamu di lengkapi fitur Safety di atas ? Namun jika sudah di lengkapi dengan fitur di atas tingkat kcelakaan masih saja tetap terjadi, yakni di karenakan si pengemudi tidak adanya kesadaran akan kesalamatan, contohnya memngacu kendaraan yang terlalu cepat, dan ungal-ugalan.

Hubungi Kami

Klik Nomor Dibawah Untuk Menelpon

0859 5903 9000

0819 1111 1157

0853 1111 1157

anigif no

aki 1

Lokasi:

 


Anda Juga Bisa Order Produk Kami Lewat Toko Online:

tokped

Tokopedia


shopee

Shopee


bukalapak

Bukalapak


lazada

Lazada


Untuk lebih mendekatkan kami kepada customer, selain kami ada beberapa cabang, kami juga memiliki 3 Mobil Toko

Selengkapnya

WhatsHelp Chat Button